Qdzxzl

Gosip Viral Terbaru Update Setiap Hari


“Ray Sahetapy: Legenda Perfilman Indonesia yang Berpulang, Meninggalkan Kenangan Tak Terlupakan”

Ray Sahetapy, aktor senior Indonesia yang dikenal luas lewat berbagai peran ikoniknya, telah meninggal dunia pada Selasa, 1 April 2025, pukul 21.04 WIB, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Kabar duka ini menghebohkan dunia hiburan Indonesia, di mana banyak pihak, baik rekan sejawat, penggemar, maupun masyarakat luas, merasa kehilangan atas berpulangnya sosok yang telah banyak memberikan kontribusi pada dunia seni peran di Indonesia.

Ray Sahetapy menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 68 tahun. Sebelumnya, ia dirawat intensif selama lebih dari sebulan akibat komplikasi penyakit. Ray diketahui menderita diabetes serta stroke yang telah dideritanya sejak 2017 dan 2023. Kesehatannya semakin menurun dalam beberapa waktu terakhir, sehingga memerlukan perawatan di rumah sakit. Meskipun kondisi kesehatannya memburuk, tak ada yang menyangka bahwa kepergian Ray Sahetapy akan terjadi begitu cepat. Hal ini membuat banyak pihak terkejut dan berduka mendalam atas kehilangan seorang aktor senior yang telah memberi warna bagi industri film dan televisi Indonesia.

Ray Sahetapy adalah sosok yang sangat dihormati dalam dunia hiburan Indonesia. Selain dikenal sebagai aktor yang handal, ia juga dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan penuh dedikasi pada pekerjaannya. Selama lebih dari lima dekade berkarier, Ray telah membintangi berbagai film dan sinetron yang sukses, menjadikannya sebagai salah satu aktor senior paling dihormati di Tanah Air. Salah satu peran yang paling melekat pada dirinya adalah sebagai karakter yang penuh perasaan dan mendalam dalam film dan serial televisi Indonesia.

Ia menikah dengan penyanyi dan aktris Dewi Yull pada 16 Juni 1981. Dari pernikahannya dengan Dewi Yull, Ray dikaruniai empat orang anak, yakni Giscka Putri Agustina (1982–2010), Rama Putra (1992), Surya (1994), dan Muhammad Raya (2000). Keempat anaknya kini menghadapi kehilangan besar dengan meninggalnya sang ayah. Dewi Yull, mantan istrinya, dengan penuh haru mengungkapkan perasaan duka atas kepergian Ray. Dalam sebuah unggahan, Dewi Yull menulis, “Telah berpulang ayah dari anak-anakku,” yang menggambarkan betapa beratnya kehilangan tersebut bagi keluarga besar Ray.

Tak hanya keluarga, dunia perfilman Indonesia juga merasa kehilangan besar atas sosok Ray Sahetapy. Beberapa rekan sejawat dan para penggemar mendoakan agar amal baik Ray diterima di sisi Tuhan yang Maha Esa dan mengungkapkan rasa terima kasih atas kontribusinya dalam dunia seni peran. Meskipun telah meninggalkan dunia ini, karya-karya Ray akan terus dikenang oleh banyak orang yang telah terinspirasi olehnya.

Ray Sahetapy memeluk agama Islam pada tahun 1992 setelah sebelumnya beragama Kristen. Keputusan ini membuatnya semakin dekat dengan kehidupan spiritual yang dijalaninya hingga akhir hayatnya. Hal ini juga menambah rasa kagum banyak pihak yang melihat bahwa Ray bukan hanya seorang aktor profesional, tetapi juga pribadi yang selalu berusaha menjalani hidup dengan penuh keikhlasan dan ketulusan.

Meskipun ia telah meninggalkan dunia ini, nama Ray Sahetapy akan terus dikenang dalam sejarah perfilman Indonesia. Kontribusinya yang luar biasa dalam dunia hiburan Indonesia membuatnya layak disebut sebagai salah satu legenda perfilman yang tak akan pernah terlupakan. Kepergian Ray Sahetapy adalah kehilangan besar bagi keluarga, dunia seni peran, dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Semoga karyanya yang luar biasa dapat terus menginspirasi generasi mendatang.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *